Minggu, 06 Juli 2014

Hukumnya Sama Sama Wajib, tpi kenapa tak Menutup Aurat ? T_T

Bismillah ..

Assalamualaikum warahmatullah.

Ibadah puasa tapi nggak menutup aurat?
Satu sisi kumpul pahala sisi lain maksiat. Karena menutup aurat itu ibadah sama seperti shalat dan puasa, tidak menutup aurat sama saja meninggalkan kewajiban agama seperti perintah shalat, puasa, menutup aurat semua dari di Al-Qur'an, Jadi gak ada alasan kita memilih yang satu dan meninggalkan yang lain?

seringkali pahala sunnah kita bela-belain, tapi yang wajib dilalaikan, Puasa 6 hari syawal semangat, giliran tutup aurat banyak alasan. Tahajjud dan sedekah yang sunnah kita bela-belain disegerakan juga, tapi menutup aurat yang nyata-nyata wajib masih ditunda-tunda :'(

Kalau tahajjud, sedekah, dan pahala sunnah lainnya semangat, seharusya berhijab syar'i lebih semangat dan disegerakan. Banyak yang memasuki Ramadhan dan keluar sama seperti dia masuk, yang begini nggak ada perbaikan, rugi Ramadhannya, rugi puasanya
tutup aurat, jaga kehormatanmu, insyaAllah jadi jalan untuk salih pasanganmu, karena lelaki baik hanya tertarik pada Muslimah salihah.

Allah itu menolong berdasarkan niat kita, bila niat sudah dibuktikan Allah SWT pasti bantu untuk memudahkan dan mengistiqamahkan.
Allah berfirman dalam Surah Al-Ankabut (Laba-Laba) ayat 69 :
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami (QS 29:69)

"orang yang beramal dengan ilmu yang dimilikinya, akan Allah tunjukkan ilmu yang mereka tak ketahui sebelumnya" (Abbas Al-Hamdani)

maka bila kita serius berhijab, tak perlu khawatir maksiat yang masih ada, insyaAllah maksiat akan terkikis dan kita di-istiqamahkan oleh Allah SWT. Hijab itu jelas melindungi dari keinginan bermaksiat dirimu dan melindungi orang lain dari bermaksiat karena melihat auratmu.

InsyaAllah Bermanfaat, makan jangan tunda Lagi yang belum berhijab dan yg sudah berhijab di pertahankan dan di sesuai kan Berhijab Menurut Syariat Islam.

Barakallahufikum.
Wassalamualaikum warahmatullah.

Selasa, 01 Juli 2014

Ramdhan ajang mencari Amal Ibadah bukan malah Maksiat T_T

1. Sulit berat menahan nafsu perut subuh hingga maghrib | eh dihapus dengan berkhalwat sebelum berbuka, tekor deh..
2. banyak orang memandang ringan berbonceng ria lelaki-wanita | padahal mahram bukan, suami-istri apalagi, yang ketiganya jelas syaitan
3. ada yang memang pacaran, ada yang katanya kakak-adik, sohib deket, tetanggaan | yang ada modus, apapun alasannya, maksiat ya maksiat
4. tambahan lagi yang sahur on the road tapi bareng cem-ceman | lumayanlah sahur ditambah menu nafsu, waduh..
5. sayang banget, Ramadhan itu bulan syaitan dibelenggu | lah ini berkhalwat, malah manusianya menjelma jadi syaitan lain
6. di Ramadhan, janji Allah berupa pahala bertaburan nggak mau diambil | malah mau-maunya di PHP sama pacar, haduh..
7. padahal Ramadhan itu bulan latihan, sebulan penuh kita taat | agar dapat dilanjutkan kebaikannya di bulan-bulan berikutnya
8. orang pacaran memang pinter bikin alasan dan modus | sahur jadi modus beduaan, buka puasa juga, nggak ketinggalan tarwih aja dimodusin
9. orang yang menikah karena Allah, atau yang sendiri karena Allah | mungkin baru bisa merasa keindahan dan kesyahduan Ramadhan
10. bila dia sendiri dia pantaskan diri, latihan ibadah di bulan Ramadhan | biar nanti berumah tangga bisa membimbing atau dibimbing
11. lha Ramadhan aja nggak bisa setop maksiat? gimana besok jadi suami? | jangan heran maksiatnya bakal terang-terangan di depan istrinya
12. Ramadhan masih baru mulai, jangan akhiri Ramadhan lebih awal dengan maksiat | saatnya dengerin kata Allah, bukan nafsu dan emosi
13. bila Allah ridha pas Ramadhan, dan takwa sudah didapat | tentu Allah akan berikan kita pasangan yang sama bertakwa, lahir batin
14. masyaAllah, jangan sampai kita merugi pas Ramadhan dengan sia-siakan amal | jauhkan dari maksiat, selagi syaitan dibelenggu